Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    hit counters




    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 175,766 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

ADORASI SAKRAMEN MAHA KUDUS

Posted by liturgiekaristi on March 7, 2011


PEMBELAJARAN DARI PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ:

….
Sebenarnya Adorasi termasuk devosi kepada Sakramen Mahakudus. Devosi kepada Sakramen Mahakudus yang populer adalah “Adorasi” (= sembah sujud) dan “Salve” (= Pujian). Keduanya sering disebut dengan kebaktian Sakramen Mahakudus.
Salve mirip dengan Adorasi, tetapi seluruh waktu didominasi dengan pujian-pujian bersama, entah doa atau nyanyian.
Adorasi sebenarnya sebagian waktu utama adalah untuk kebaktian dan sembah sujud, artinya bukan dipenuhi dengan nyanyian dan doa bersama, tetapi ada banyak waktu hening untuk doa pribadi atau kebaktian pribadi di depan Sakramen.

Tata liturginya mirip, yakni dimulai dengan pentahtaan Sakramen Mahakudus (idealnya dengan monstrans); doa dan renungan, lalu Pujian kepada Sakramen Mahakudus, dan Berkat dengan Sakramen Mahakudus.

Tentang panjangnya waktu tidak ditentukan, bisa setengah jam, bisa sejam, atau bisa sehari penuh. Jadi “Adorasi Abadi” adalah salah satu bentuk adorasi dalam waktu yang panjang dan sambung menyambung.

Maksud utama adorasi adalah semacam perpanjangan Ekaristi. Jadi adorasi tidak bisa dilepaskan dari Ekaristi. Dalam Ekaristi (Misa) seringkali kita tidak mempunyai waktu cukup untuk memberikan penghormatan khusus atau membangun dialog pribadi atau yang lebih khusuk kepada Sakramen Mahakudus. Nah, dalam Adorasi itulah kekurangan itu bisa kita dapatkan dan lakukan. Di situlah kita yang seringkali menyambut Kristus tetapi kurang memberikan sambutan yang pantas entah dengan menyediakan diri, waktu, dan hati kita (padahal Tuhan kita undang masuk dalam hati dan hidup kita) kita berikan.
Maka tentu saja maksud utama adalah agar relasi dan ikatan kasih antara kita dengan Tuhan semakin kuat. Bahwa Tuhan mencintai kita tidak lagi perlu dipertanyakan dan diragukan. Tetapi bahwa kita sungguh mencintai Tuhan, itu yang seringkali kurang kita pupuk dan kita wujudkan dalam kenyataan: memberi waktu, perhatian, korban, simphaty, dll.

Maka Adorasi bisa memberikan buah-buah rohani yang luar biasa, atau lebih tepat saya katakan mengaktifkan rahmat Sakramental Ekaristi yang kita sambut yang seringkali kita abaikan dan kurang kita hargai dan kembangkankan dayanya secara maksimal.

Nah, buahnya bisa spiritual, bisa psikologis, emosional, dan bahkan pada kedamaian batin, karakteristik personal, dll.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers

%d bloggers like this: