Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    hit counters




    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget


    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 162,484 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

MISA BAHASA LATIN

Posted by liturgiekaristi on March 11, 2011


Pertanyaan dari seorang umat :

“Gimana dengan misa tapi dengan bahasa Latin dan lagunya Gregorian, suasananya lebih khusuk khan ?”

PENCERAHAN DARI PASTOR BERNARD RAHAWARIN PR.

Memang benar bahwa tidak gampang utk menerapkan pelaksanaan Misa Bahasa Latin di Indonesia apalagi memaksakannya. Justru tujuan pembaharuan KV II adalah sedapat mungkin Misa Kudus dirayakan dalam bahasa setempat (langkah awal dari inkulturasi) demi partisipasi aktif semua kaum beriman yg hadir (bdk SC 21). Dalam menterjemahkan teks2 misa ke dalam bahasa setempat, edisi typica dari Messale Romanum (yg berbahasa Latin) adalah sumber tunggal yg secara langsung darinya diambil teks2 yg hendak diterjemahkan (poin yg kita bicarakan ini lebih berkisar metode bagi para pekerja belakang meja dan bukan soal pastoral yg lebih menyentuh kehidupan praktis banyak orang).

Himbauan untuk mengembangkan lagu2 ordinarium yg berbahasa Latin adalah sebuah bentuk perpanjangan tangan dari maksud pembaharuan KV II. Realisasi dari sebuah CD LAGU GREGORIAN , adalah penjabaran nyata dan praktis dari semangat dimaksud. Kedelapan point yg dikemukakan Ketua KOMSOS menggambarkan kepedulian besar bagi Liturgi kita ditinjau dari sudut bagaimana mengusahakan sebuah katakese efektif dan tepat guna dengan menggunakan media kontemporer. Tak diragukan bahwa usaha ini sangat kontekstual dengan keadaan di Indonesia.

Apakah perlu merayakan Misa dalam bahasa aslinya (Latin)? Untuk menjawab pertanyaan ini kita tidak bisa seenaknya menjawab. Perlu mengetahui situasi konkrit dari kaum beriman setempat. Di sini pertimbangan pastoral ‘bermain’. Ada komunitas yg ingin agar Misa Kudus selalu dirayakan dalam Bahasa Latin; ada yg ingin sekali2; mungkin ada yg tidak tahu tentang itu karena itu tak terpikirkan sama sekali. Sekali lagi pertimbangan pastoral menjadi sangat penting.

Yg terakhir sebagai sharing: seingat saya, kami pernah merayakan Misa KV II dalam Bahasa Latin di Ternate (sebelum rusuh) dan di Katedral Ambon (sesudah rusuh). Sejauh saya ingat, tanggapan umat di kedua tempat ini umumnya sama, yaitu: sesekali perlulah dirayakan Misa Kudus dalam Bahasa Aslinya…. tentunya disertai dengan berbagai alasan lain seperti pengalaman mistik yg diperoleh, merasakan situasi yg extraordinaria, mengenal asal-usul liturgi dll.

salam

PENCERAHAN DARI PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ :

Misa Tridentine diberi ruang untuk dirayakan. Maka kalau mau coba baik, ttp sebaiknya tidak mengorbankan rasa iman umat. Maka percobaan yang fair adalah misalnya di hari tertentu dalam bulan, diumumkan dirayakan misa total bahasa latin. Kita bisa lihat peminatnya. Dan kalau setelah berjalan lebih dari dua-tiga tahun ternyata peminatnya bertambah, maka bisa dikembangkan menjadi salah satu alternatif di salah satu misa di hari Minggu, asal di hari Minggu itu di tempat itu dirayakan beberapa kali Misa. Sehingga umat bisa tetap memilih untuk mengikuti misa yang mana.
Saya ingat sebelum tahun 1970-an di kalau misa masih bahasa latin, banyak umat khusuk di gereja, tetapi berdosa rosario, karena tidak tahu maksud kata-kata doa yang diucapkan dalam misa. Tapi khusuk. hehehehe.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers

%d bloggers like this: