Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 418,424 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

MISA HARI RAYA KABAR SUKA CITA

Posted by liturgiekaristi on March 7, 2011


Pertanyaan umat :

1. Misa hari Raya Kabar Sukacita di paroki saya Madah Kemuliaan, Syahadat Para Rasul didaraskan.
2. suasananya campur2, semua patung dan salib ditutup kain ungu, sementara misa hari tsb misa hari raya Kabar Sukacita + tanpa ada bunga dan tanaman hidup.

PENCERAHAN DARI PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ:

Mungkin karena dirayakan dalam jadwal misa harian pagi, sehingga persoalan waktu menjadi pertimbangan utama, maka ordinarium dan syahadat didaraskan saja (hanya diucapkan).
Kalau ada waktu cukup, idealnya memang dinyanyikan agar keagungan Hari Raya sungguh terekspresikan dan terhayati dengan baik. Tetapi itu artinya misa paling cepat 45 menit (tanpa homili dan dengan umat sekitar 100-an).
Mengapa saya menghitung homili dan umat. Waktu untuk pembagian komuni umumnya menghabiskan waktu lebih panjang daripada nyanyian Kemuliaan + Syahadat.
Jadi menyanyikan 2 lagu itu, sementara sementara yang menerima komuni sedikit, bisa lebih cepat total waktu yang dihabiskan daripada itu dibacakan tetapi yang hadir banyak dan pembagi komuni sedikit.

PENCERAHAN DARI BP. DANIEL PANE

Menurut tata cara Misa pra-Vatikan II, selubung kain dipasang sejak Minggu Prapaskah V (dulu disebut Minggu Sengsara I), tetapi sejak pembaruan Liturgi selubung dipasang sejak Minggu Palma.

Menurut saya pemasangan kain selubung sejak Minggu Prapaskah V tidak cocok dengan pembaruan Liturgi, terutama karena dulu pemasangan kain sangat senada dengan tema dalam Bacaan Injil, dan kesinambungan ini sudah hilang dengan diadakannya Leksionari baru yang memiliki bacaan Injil berbeda setiap tahunnya.

Mempertahankan selubung kain sejak Prapaskah V rasanya jadi “aneh” kecuali Paroki Anda menggunakan Misa Tridentine.

PENCERAHAN DARI ADMIN :

Tidak sama sekali hilang namun dalam Liturgi setelah Konsili Vatikan II. Hal itu tampak dengan ditunjuknya prefasi khusus untuk Minggu Prapaskah V, yaitu Prefasi Sengsara Tuhan I.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: