Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 375,822 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

Sikap tubuh waktu menerima komuni

Posted by liturgiekaristi on March 7, 2011


PERTANYAAN UMAT :

Mana yang baik (betul) di waktu menerima komuni: menyembah, diam atau menatap?”. Sebelum kita temukan pencerahannya, seperti biasa mari kita sharingkan apa yang menjadi pemahaman saudara secara pribadi pada saat menerima Komuni.

PENCERAHAN DARI Mas Roms:

PUMR 160 “cuma” mengatakan: “Ketika menyambut Komuni, umat hendaknya berlutut atau berdiri, sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Konferensi Uskup.” Juga, “…jika Komuni disambut sambil berdiri, maka hendaklah umat MEMBERI SUATU TANDA HORMAT sebelum menyambut Sakramen…” Tanda hormat bisa dengan menatap ketika pelayan menunjukkan dan mengatakan “Tubuh Kristus” dan kita jawab “Amin” lalu menunduk; jangan menunduk terus…. Intinya kita memberi hormat.

Pernyataan “Tubuh Kristus” oleh pelayan (Imam, prodiakon) adalah ungkapan iman bahwa yang ditunujukkan itu adalah “TUbuh Kristus” bukan sekedar hosti biasa. Jawaban “Amin” adalah pernyataan iman umat akan apa yang dikatakan pelayan.

Kalau teman-teman ingin memahami lebih jauh tentang ekaristi bisa baca buku Ernest Maryanto “Paham dan Terampil Ber-Ekaristi” terbitan Pustaka Nusatama. Buku ini sederhana dan mudah dipahami..

PENCERAHAN DARI PASTOR Liberius Sihombing:

Saya sependapat dengn Mas Roms. Intinya adalah tanda hormat yg lumrah menurut kebiasaan setempat, sebagai ungkapan penghormatan kpd Tubuh Kristus yang datang kepada kita.

Ini pencerahan dari Majalah Liturgi, edisi 1 (tahun 2006), dijawab oleh Romo :

Perlu disadari bahwa tubuh merupakan pengungkapan isi hati orang. Begitu juga dalam kegiatan liturgis: sikap dan tata gerak liturgis mempunyai makna rohani. Ketika ada umat yang tundukkan kepala waktu berkomuni, jelas maknanya, tetapi jika ada yang menatap atau diam saja waktu berkomuni, apa saja hendak diungkapkan?

Dalam hal ini perlu kita berpedoman pada PUMR 160. Saya kutip kalimat yang dapat membantu kita untuk memahami makna rohani yang sepatutnya dinyatakan dalam sikap tubuh ketika berkomuni, “… tetapi, kalau menyambut sambil berdiri, dianjurkan agar sebelum menyambut Tubuh Tuhan, mereka menyatakan tanda hormat yang serasi, sebagaimana ditentukan dalam kaidah-kaidah mengenai komuni”.

TPE umat no. 26 menyatakan anjuran PUMR itu dalam kalimat yang serupa ini “sebelum menerima komuni dari Pelayan komuni, umat mengungkapkan sikap hormat.” Persoalannya ialah bagaimana menyatakan sikap hormat yang serasi itu, tidak digariskan oleh PUMR dan TPE umat. Bisa jadi PUMR dan TPE umat memberikan kebebasan kepada umat untuk secara pribadi (sesuai budaya) mengungkapkan sikap hormat tersebut dan tidak menuntut keseragaman tata gerak (tak perlu seragam).

Maka umat bisa saja “menundukkan kepala (tanda menghormati), bisa juga diam, tenang-tenang saja atau ada pula yang menatap”, asal bertujuan untuk mengungkapkan sikap hormat yang serasi. Sejauh mengungkapkan sikap hormat kepada Tubuh Kristus, sikap-sikap yang ditanyakan ada benarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: