Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 374,852 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PADUAN SUARA – Pencerahan dan Saran

Posted by liturgiekaristi on March 9, 2011


PENCERAHAN DARI PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ:

Setuju 100% dg Romo Franz MS.

Di samping itu penghinaan sakramen, melengkapi tulisan saya dan beberapa teman, soal penyanyi dan suara indah saat Misa ….. perlu dan pas tidak ditepuki, kalau mengacu “Nyanyian sebagai pujian” (bdk Qui bene cantat bis orat), maka nyanyian di situ termasuk kategori “pujian atau doa”. Maka adalah tidak pas juga kalau… ada orang yang berdoa dan doanya bagus sekali rumusan maupun cara membawakan amat pas sehingga umat hanyaut dalam doa itu …. lalu setelah selesai doa, umat bertepuk tangan atas doa itu.

Dalam cara pandang ini pasti mudah sekali melihat ketidak-pasan tepuk tangan dalam kasus Nyanyian (= pujian) saat Misa. Dan dalam pola pandang ini rasanya tidak akan ada lagi pro kontra tentang boleh atau tidaknya, perlu atau tidaknya, pas atau tidaknya memberikan tepuk tangan kepada singer(s) saat Misa kudus, terutama saat komuni.

Tepuk tangan saat Perayaan Ekaristi sedang berlangsung, terutama saat komuni masih berlangsung adalah kurang tepat tempat dan waktunya; karena saat komuni adalah saat di mana orang menikmati perjumpaannya (persatuannya) dengan Yesus Tuhan. Maka hadirnya orang atau penampilan orang atau koor yang yang mengalihkan atau merampas perhatian akan “saat perjumpaan” pada dasarnya tidaklah tepat momentum/timingnya.

Bandingkan kita menantikan Paus atau presiden, dan saat beliau datang ada orang yang tampil ke panggung dan mengundang tepuk tangan kita. Tentu saja tindakan itu atau kebiasaan itu kurang pas.

Lagu-lagu saat komuni seharusnya membantu jemaat untuk menghayati persatuaanya dengan Tuhan dan membangun suasana supaya orang bisa membangun kebersamaan yang efektif denganNya. Maka saat semacam itu yang amat dianjurkan adalah “HENING” agar orang bisa berkomunikasi dan menyambut Tuhan dalam doa. Oleh karena itu kalau pun ada lagu, sebaiknya doa yang agung dan membantu suasana khidmat itu. Lagu yang paling bagus adalah seperti misalnya: Ekaristi Sakramen Mahakudus, Panis Angelicus, dan sejenisnya.

Pada dasarnya boleh dan bisa dimaklumi kalau harus ada tepuk tangan, maka tepuk tangan diberikan pada bagian penutup. Misalnya pastor saat mengucapkan terimakasih atas koor yang apik, atau kalau orang ingin mengharapkan apresiasi umat dengan tepuk tangan, bisa membawakan lagu andalan itu bukan saat komuni tetapi saat Penutup.

NB. Tradisi tidak baik dengan kebiasaan tepuk tangan spontan atas Koor atau nyanyian seseorang, adalah membangun kebiasaan salah yakni memperlakukan atau menganggap gereja seperti “pentas atau panggung” untuk ekspresi atau unjuk kebolehan. Akibatnya orang akan merasa kecewa kalau tidak ditepuki dan tepuk tangan seolah menjadi pertanda sukses atau tidaknya mereka menjalankan tugas paduan suara tersebut.

Padahal tugas Koor adalah untuk membantu atau mendukung agar perayaan Ekaristi lebih mudah dan khusuk dihayati oleh umat yang hadir.

TANGGAPAN SUSULAN PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ:

Tepuk tangan saat Perayaan Ekaristi sedang berlangsung, terutama saat komuni masih berlangsung adalah kurang tepat tempat dan waktunya; karena saat komuni adalah saat di mana orang menikmati perjumpaannya (persatuannya) dengan Yesus Tuhan. Maka hadirnya orang atau penampilan orang atau koor yang yang mengalihkan atau merampas perhatian akan “saat perjumpaan” pada dasarnya tidaklah tepat momentum/timingnya.

Bandingkan kita menantikan Paus atau presiden, dan saat beliau datang ada orang yang tampil ke panggung dan mengundang tepuk tangan kita. Tentu saja tindakan itu atau kebiasaan itu kurang pas.

Lagu-lagu saat komuni seharusnya membantu jemaat untuk menghayati persatuaanya dengan Tuhan dan membangun suasana supaya orang bisa membangun kebersamaan yang efektif denganNya. Maka saat semacam itu yang amat dianjurkan adalah “HENING” agar orang bisa berkomunikasi dan menyambut Tuhan dalam doa. Oleh karena itu kalau pun ada lagu, sebaiknya doa yang agung dan membantu suasana khidmat itu. Lagu yang paling bagus adalah seperti misalnya: Ekaristi Sakramen Mahakudus, Panis Angelicus, dan sejenisnya.

Pada dasarnya boleh dan bisa dimaklumi kalau harus ada tepuk tangan, maka tepuk tangan diberikan pada bagian penutup. Misalnya pastor saat mengucapkan terimakasih atas koor yang apik, atau kalau orang ingin mengharapkan apresiasi umat dengan tepuk tangan, bisa membawakan lagu andalan itu bukan saat komuni tetapi saat Penutup.

NB. Tradisi tidak baik dengan kebiasaan tepuk tangan spontan atas Koor atau nyanyian seseorang, adalah membangun kebiasaan salah yakni memperlakukan atau menganggap gereja seperti “pentas atau panggung” untuk ekspresi atau unjuk kebolehan. Akibatnya orang akan merasa kecewa kalau tidak ditepuki dan tepuk tangan seolah menjadi pertanda sukses atau tidaknya mereka menjalankan tugas paduan suara tersebut.

Padahal tugas Koor adalah untuk membantu atau mendukung agar perayaan Ekaristi lebih mudah dan khusuk dihayati oleh umat yang hadir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: