Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 456,417 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PENGAKUAN DOSA : melapor detail dosa atau global saja?

Posted by liturgiekaristi on March 9, 2011


PERTANYAAN UMAT :

1. @Romo Samiran : Sebenarnya dlm pengakuan itu apa perlu “melaporkan”detailnya atau globalnya?Kalo seperti M.Teresa 1x seminggu mungkin kesalahan sekecil apapun dibawa dlm pengakuan ya..Lha kalo 1/2 x setahun itu kan udah lupa,paling ya ingetnya yg dirasa “berat”.Mohon pencerahan Romo.Maturnuwun..:)

2. Mohon dukungan doa & pencerahannya. Pastor, bgmn dgn melawan org tua, menyakiti sesama & pelanggaran/ kesalahan terlebih sebelumnya tidak dpt menerima ayat alkitab yg menyebutkan: “Bila org menampar pipi kirimu maka berikan juga pipi kananmu..”??

PENCERAHAN DARI PASTOR YOHANES SAMIRAN SCJ :

@Chatarina Ind : Pengakuan dosa bukan tempat mengadu, ttp tempat mengaku. Yang perlu diakukan ya dosanya, tetapi dengan jelas. Yang dimaksudkan jelas adalah: bentuk dosanya, tingkat sesal dan tobat kita, dan niat baik kita.

Bisa saja demi melihat secara tepat suatu dosa seorang imam bertanya sedikit detail, kalau kita menyebutnya masih dalam ungkapan kabur. Misalnya kita hanya menyebut berdosa “mencuri”. Itu belum jelas, memang sebaiknya mencuri apa.

Atau seorang menyebut berdosa melanggar perintah ke-6. Eehh setelah diternyata dia menyebutkan “melawan perintah ayahnya”.

Maka detail banget juga tidak, tetapi juga jangan hanya sebutan global saja, tetapi cukup memberikan gambaran apa yang kita sesali dan tobati. Agar dalam proses rekonsiliasi, nasihat, dll betul-betul kita mendapatkan apa yang perlu untuk pertobatan itu.

Pengakuan bukan formalitas, tetapi suatu pertobatan, suatu kesadaran seorang anak Allah akan kesalahannya dan ingin ‘bangkit dan kembali kepada Bapanya …..’

Menunda pengakuan sampai ada pengakuan umum, seperti Prapaska atau pra-Natal, itu memang seringkali menyebabkan kita sendiri menjadi lupa akan dosa-dosa kita yang perlu diakukan. Maka sebaiknya kalau ada dosa besar, segera cari waktu dan hubungi pastor agar bisa mengaku dosa. Umumnya pastor tidak akan menolak, kecuali kalau pastor itu ada kepentingan lain yang amat mendesak.

@Rio : hukum lama ‘talionis’ yakni “mata ganti mata, gigi ganti gigi” tidak membereskan dosa dan kejahatan di dunia ini, tetapi justru memupuk subur kejahatan itu karena kejahatan dilegalkan oleh agama. Atas nama “balas dendam” maka halal dilakukan.

Yesus mengubah itu bukan dengan balas dendam, tetapi dengan memotong jaringan balas dendam itu. Kita diajak untuk berlatih menjadi orang yang murah hati. Jadi bukan dengan banti menampar orang yang menampar kita, tetapi menyediakan pipi lain untuk ditampar. Itu hanya terjadi kalau orang tdk dibakar oleh dendam, tetapi oleh kemurahan hati dan keagungan hati. Dan kejahatan akan berhenti terputus, dan bahkan kebanyakan si pelaku kejahatan pun akan malu, dan sadar diri, minimal berhenti.

Dengan cara itu kita mengisi dunia ini dan relasi kita dg sesama bukan dengan kejahatan, tetapi dengan kasih persaudaraan dan pengampunan.

Umumnya orang akan mengatakan “itu berat dan sulit”.

Ajaran Kristus memang perlu diperjuangkan untuk bisa terwujud. Tetapi kalau sudah biasa mempraktikkannya, maka kebiasaan “baik” itu akan menjadi habitus kita yang menggarami orang lain untuk ikut pula hidup dalam kebaikan.

Advertisements

One Response to “PENGAKUAN DOSA : melapor detail dosa atau global saja?”

  1. catharina julita said

    nice sharing … dapat pencerahan. terima kasih… Gbu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: