Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 375,830 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PAGE FACEBOOK “SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI”

Posted by liturgiekaristi on March 10, 2011


Pendapat seorang umat:

Page ini menjadi sarana untuk sharing mengenai liturgis

Saya setuju bahwa banyak dari kita sudah punya pengalaman mengenai liturgi tapi saya tidak yakin bahwa banyak dari kita mengerti liturgi yang benar karena tidak semua pastur paroki mengajarkan kepada umatnya liturgi yang benar..

saya ambil contoh (saya tidak mengada-ada) koster di gereja saya sudah menjadi koster selama 15th dan sudah mengalami pergantian pastur kurang lebih 4 kali, disaat ganti pastur paroki yang baru lagi, ternyata pastur paroki tersebut banyak merubah apa yang sudah menjadi kebiasaan dan pengalaman sang koster itu sendiri.

Tiba-tiba saya menjadi bertanya-tanya, apakah yang salah 4 pastur sebelumnya atau 1 pastur yang baru datang itu yang salah,, atau sebenarnya kelima pastur itu salah semua karena tidak memberikan pendidikan liturgis yang memadahi kepada kosternya bahkan umatnya??

jadi menurut saya ada baiknya disertai dengan hukum2 yang ada jadi kita semua semakin tercerah dan mendapatkan pendidikan yang baik mengenai liturgy. Karena liturgy tidak bisa hanya berdasarkan pengalaman, karena pengalaman bisa saja salah.

umat yang lain tentu tetap boleh bantu, tapi menurut saya, tugas moderator juga jadi penting yaitu Untuk mengumpulkan, merangkum pertanyaan warga di page ini dan memberikan kepada pastur pengasuh page ini agar bisa dijawab secara memadahi dan secara hukum gereja, ga harus semua pertanyaan harus langsung dijawab kok,

setelah mendapat penjelasan dari pastur pengasuh jawaban bisa ditaruh di note sehingga jika ada anggota baru di page ini bisa baca2 dulu di note yang ada jadi ga usa menjelaskan lagi yang sudah ada . Harapannya kita semua semakin bisa mengenal dan mencintai liturgy (ritus) gereja kita 🙂

SHARING :

Antonius Slamet
mohon maaf yah para pastor mediator kl saya hrs mengutarakan apa adanya tanpa maksud lain, ttp semua demi keseragaman dan perbaikan, bhwa di paroki sayapun jg terjadi kalau ada pergantian pastor paroki pasti ada yg berubah, yg namanya jawaban doa umat saja berubah2 terus, pdhla di paroki lain masih standard paling2 jawaban umat “kabulkanlah doa kami ya Tuhan’, ini karena gampang bosen ato u memperkaya liturgi ato krn gengsi? n kenyataan pula kl banyak pastor yg sekarang menjadi ‘raja’ beneran di parokinya, jd bukan raja yg melayani umat lagi. yg lbh memprihatinkan anggota dpp-nya adalah orang2 dekatnya….bs dibayangkan bgmn jadinya dgn pelayanan gereja ke umat? gaya2 saya sangat berharap gaya connection begini jgnlah dibawa2, krn yg perlu kita ingat bahwa kl seeorang menjadi aktifis ato pengurus di gereja itu untuk melayani umat, bukan untuk cari nama, pujian apalagi kedudukan!!!!!!!!!!! ingat pula bahwa gereja adalah untuk kegiatan kerohanian, bukan sebuah perusahaan keluarga tbk, jd apa yg kita lakukan adalah untuk menjadi pelayanNya bukan untuk menjadi pelayan ‘raja’ tadi……
saya lbh suka menggunakan istilah pastor mediator krn saya sangat berharap forum ini menjadi forum informasi/diskusi yg menjembatani umat dgn pastor u saling mengingatkan/mengoreksi agar tri tugas sbg, imam, raja dan nabi benar2 dpt diwujud nyatakan dlm kehidupan sehari2, bkn sekedar pendalaman iman sj.

Daniel Pane
‎@Antonius: menurut Buku Misa hari Minggu dan hari Raya, aklamasi doa umat memang berganti setiap pekannya. Biasanya Paroki enggan mengganti dan dibuat tetap “kabulkanlah doa kami, ya Tuhan” karena alasan praktis saja, biar gampang. Kalau menurut Missale Romanum rasanya memang diberi kebebasan untuk menyusun doa umat baik ujud maupun jawabannya. Jadi ya bebas-bebas saja.

Tapi yang standart biasa dipakai di Misa Kepausan adalah ujud dibacakan lalu dinyanyikan “Marilah kita berdoa” lalu umat menyanyi “Kyrie eleison”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: