Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 446,574 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PUMR 77 : DALAM KAITANNYA DENGAN DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Posted by liturgiekaristi on March 15, 2011


“Bila bahan persembahan itu sudah di tata di altar dan semua acara yang mengiringinya sudah dilaksanakan, maka imam mengundang jemaat berdoa. Lalu bagian persiapan diakhiri oleh imam dengan doa persiapan persembahan yang sekaligus mengantar kepada doa persiapan persembahan yang sekaligus mengantar kepada Doa Syukur Agung.” (PUMR 77).

SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Selengkapnya PUMR 77: 

“Bila bahan persembahan itu sudah di tata di altar dan semua acara yang mengiringinya sudah dilaksanakan, maka imam mengundang jemaat berdoa. Lalu bagian persiapan diakhiri oleh imam dengan doa persiapan persembahan yang sekaligus mengantar kepada doa persiapan persembahan yang sekaligus mengantar kepada Doa Syukur Agung.

Dalam Misa hanya ada satu doa persiapan persembahan. Doa persiapan persembahan selalu diakhiri dengan penutup singkat, yaitu:

Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Kalau Putra di sebut pada akhir doa:

Yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa.”

Pada mulanya, bagian awal Liturgi Ekaristi ini hanya merupakan kesempatan mempersiapkan bahan-bahan yang akan dipersembahkan pada Doa Syukur Agung (DSA). 

Konsili Vatikan II menegaskan bahwa bagian ini merupakan “upacara persiapan persembahan…”; persembahan sendiri baru dilaksanakan pada DSA.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan persembahan:

1. Menyiapkan Meja Perjamuan
Sebelum bahan-bahan persembahan diantar ke depan, meja perjamuan Tuhan harus disiapkan. Para pelayan altar, diakon, menyiapkan altar, bejana-bejana untuk anggur dan roti serta buku. Hendaknya dihindari penempatan barang-barang lain yang dapat menimbulkan gangguan pada meja ekaristi atau menghalangi pandangan umat (misalnya bunga yang berlebihan).

2. Kolekte
Kolekte melambangkan partisipasi umat dalam kurban dan menyatakan tanggung jawabnya terhadap keperluan ibadat, keperluan umat, dan keperluan-keperluan sosial. Jumlah petugas kolekte harus cukup banyak, agar pengumpulan kolekte tidak makan terlalu banyak waktu. Hendaknya diusahakan supaya para petugas dipilih dari kalangan umat yang terhormat, yang selalu siap pada waktunya, berpakaian bersih, cermat dan jujur (Pedoman Pastoral Untuk Liturgi – PPUL 35). Sangat dianjurkan supaya jemaat, termasuk juga para pelayan liturgi, turut berpartisipasi dalam memberikan kolekte.

3. Pengantaran Bahan Persembahan
Pengantaran bahan persembahan dilaksanakan secara sederhana, tidak dengan upacara yang semarak, sebab acara ini barulah persiapan perjamuan. Sangat dianjurkan agar beberapa umat turut dilibatkan. Dalam perarakan ini dibawa terutama barang-barang yang akan dipersembahkan dalam Doa Syukur Agung. Kolekte hendaknya tidak diletakkan di atas meja altar, melainkan di suatu tempat lain yang pantas (PUMR 73; PPUL 35).

4. Doa Imam pada Saat Persiapan Persembahan
Doa yang diucapkan imam atas roti dan anggur berbentuk berakha Yahudi, yaitu doa pujian kepada Allah, karena karya-Nya yang agung dan luhur. Doa ini adalah doa pribadi imam dan mengungkapkan sumber, arti, dan tujuan dari bahan persembahan. Allah dipuji karena memberikan kepada umat semua yang mereka perlukan untuk hidup jasmani dan rohani.

5. Mendupai Bahan Persembahan
Pendupaan melambangkan persembahan kurban kepada Allah yang Esa. Pada saat kurban dipersembahkan, juga dipanjatkan doa kepada Allah. Maka pendupaan juga melambangkan doa yang dipanjatkan kepada Allah. “Semoga doaku membubung ke hadapan-Mu bagaikan dupa, semoga tangan yang kutadahkan Kau terima bagaikan kurban petang” (Mzm 140:2). Di samping itu gumpalan asap dupa yang menyerupai awan menandakan kehadiran Tuhan, seperti dialami bangsa Israel dalam perjalanan melintasi gurun menuju Tanah Terjanji (Kel. 13:21;33:8-11). Melalui asap dupa yang harum mewangi, manusia dapat mengalami kehadiran Allah, menjumpai-Nya, dan menghormati-Nya. Dalam kaitan ini, Pedoman Umum Misale Romawi mengatakan bahwa pendupaan merupakan lambang persembahan dan doa Gereja yang naik ke hadapan hadirat Allah seperti asap dupa (PUMR 75)

6. Pembasuhan Tangan Imam
Di zaman Gereja Awal, dalam persiapan persembahan ini, di samping roti dan anggur, orang sering membawa juga buah-buah pertama dari kebunnya. Karena itu, tangan imam menjadi kotor, sehingga perlu dibasuh.
Kegiatan membasuh tangan bisa dilakukan, kalau perlu, terutama kalau ada pendupaan. Dapat juga “pembasuhan tangan” ditangguhkan sampai sebelum imam membagikan sakramen Ekaristi.

7. Ajakan Berdoa don Doa Persiapan Persembahan
Sesudah roti dan anggur diletakkan di atas altar, imam mengajak/menyuruh umat berdoa: “Supaya persembahan kita diterima oleh Allah, Bapa yang Mahakuasa.” Sesudah jemaat berdoa bersama, imam mengucap doa presidensial, yakni “Doa Persiapan Persembahan”.
Doa Persiapan Persembahan mengakhiri bagian persiapan persembahan dan menghubungkannya dengan DSA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: