Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 417,843 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PUMR 61 : KAITANNYA DENGAN MAZMUR TANGGAPAN

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


“Sesudah bacaan pertama menyusul mazmur tanggapan, yang merupakan unsur pokok dalam Liturgi Sabda. Mazmur tanggapan memiliki makna liturgis serta pastoral yang penting karena menopang permenungan atas sabda Allah.

Mazmur tanggapan hendaknya sesuai dengan bacaan yang bersangkutan, dan biasanya diambil dari Buku Bacaan Misa (lectionarium).” (PUMR 61)

SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Selengkapnya PUMR 61 : 

Sesudah bacaan pertama menyusul mazmur tanggapan, yang merupakan unsur pokok dalam Liturgi Sabda. Mazmur tanggapan memiliki makna liturgis serta pastoral yang penting karena menopang permenungan atas sabda Allah.

Mazmur… tanggapan hendaknya sesuai dengan bacaan yang bersangkutan, dan biasanya diambil dari Buku Bacaan Misa ( lectionarium ).

Dianjurkan bahwa mazmur tanggapan dilagukan, Sekurang-kurangnya bagian ulangan yang dibawakan oleh umat. Pemazmur melagukan ayat-ayat mazmur dari mimbar atau tempat lain yang cocok. Seluruh jemaat tetap duduk dan mendengarkan; dan sesuai ketentuan, umat ambil bagian dengan melagukan ulangan, kecuali kalau seluruh mazmur dilagukan sebagai satu nyanyian utuh tanpa ulangan. Akan tetapi, untuk memudahkan umat berpartisipasi dalam mazmur tanggapan, disediakan juga sejumlah mazmur dengan ulangan yang dapat di pakai pada masa liturgi atau pesta orang kudus. Bila dilagukan, mazmur tersebut dapat dipergunakan sebagai pengganti teks yang tersedia dalam Buku Bacaan Misa ( Lectionarium ). Kalau tidak dilagukan, hendaknya mazmur tanggapan didaras sedemikian rupa sehingga membantu permenungan sabda Allah.

Mazmur yang ditentukan dalam Buku Bacaan Misa dapat juga diganti dengan mazmur berikut: graduale yang diambil dari buku Graduale Romanum, atau mazmur tanggapan atau mzmur alleluya yang diambil dari buku Graduale Simplex dalam bentuk seperti yang tersaji dalam buku-buku tersebut.

SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Mazmur Tanggapan mempunyai makna liturgis dan pastoral yang penting, sebab “merupakan unsur pokok dalam liturgi sabda,” dan “menopang perenungan atas sabda Allah.” Oleh karena itu, para beriman perlu diajar dengan tekun, bagaimana menangkap… firman Allah yang berbicara lewat mazmur-mazmur, dan bagaimana mengolahnya menjadi doa Gereja. 

Pengarahan-pengarahan singkat dapat membantu menjelaskan mengapa mazmur dan ayat ulangannya dipilih untuk menanggapi bacaan-bacaan yang bersangkutan.

Maksud mazmur tanggapan adalah menanggapi sabda Tuhan! Dan tanggapan ini bukan dengan sembarang kata, tetapi dengan kata-kata Alkitab, yang telah dipilih secara seksama oleh para ahli liturgi.

Struktur Mazmur Tanggapan terdiri dari ulangan dan ayat:setiap mazmur tanggapan memiliki ulangan dengan lebih kurang 3 bait ayat-ayat mazmur. Maksud yang terkandung di balik bentuk ini antara lain:

* Ulangan dimaksudkan sebagai kunci penafsiran atau sebagai amanat inti dari bacaan yang baru saja didengar.

* Ulangan memungkinkan umat mengambil bagian secara aktif dalam permohonan, pujian, renungan, dan lain-lain, sebagai tanggapan terhadap firman Allah.

* Ayat/bait-bait bermaksud memperdalam amanat pewartaan.

* Dialog antara ayat – ulangan, antara pemazmur – umat, antara pewarta dan penerima sabda, menggambarkan dialog antara Allah dan umat-Nya.

Cara membawakan : Mazmur Tanggapan muncul dari suasana hening, bukan sebagai interupsi yang mendadak. Mazmur ini mengalir dari keheningan tanpa keributan atau pun pengumuman. Itulah sebabnya ulangan sebaiknya dihafal. Saat ini bukan saat untuk memegang buku atau membalik-balik kertas.

Pemazmur memainkan peranan kunci dalam membawakan mazmur tanggapan. Oleh karena itu, dia harus memahami sungguh-sungguh fungsi mazmur tanggapan dan menguasai teknik-teknik membawakannya, antara lain :

1. Ulangan: Pemazmur harus mampu mengangkat ulangan dengan mantap dan meyakinkan, sehingga umat pun dapat serempak mengulanginya.
2. Ayat-ayat: Ayat-ayat mazmur mengungkapkan inti tanggapan kita terhadap sabda Allah. Maka harus dibawakan dengan tepat. Ada beberapa kemungkinan :

a. Dilagukan sesuai dengan pola lagu yang disediakan dalam mazmur yang bersangkutan. Untuk ini pemazmur harus mempersiapkan diri dengan baik: mengenal pola lagu, berlatih menjiwai. Dan cara membawakan ayat-ayat itu harus cukup lancar, mengalir, tidak terlalu lambat atau patah-patah, tetapi sekaligus harus menjaga arrtikulasi supaya jelas.

b. Dibacakan. Kalau pemazmur tidak pandai menyanyi atau tidak siap, paling tidak ulangan dapat dinyanyikan sedang ayat-ayat didaras/dibacakan, dan sesudah tiap-tiap ayat umat menyanyikan ulangan. Atau, kalau pemazmur sama sekali tidak mampu menyanyi, seluruh mazmur tanggapan (ulangan dan ayat-ayatnya) dapat juga dibacakan biasa. Tetapi harus dicamkan bahwa kalau dinyanyikan, mazmur tanggapan lebih mampu membantu meresapkan amanat bacaan pertama lewat mendengarkan lagu meditatif.

3. Suasana dan penjiwaan: Sebagai tanggapan atas sabda Allah, mazmur tanggapan sangat bercariasi jiwa dan suasananya: gembira, pujian, syukur, gagah, agung/megah, susah, merana, merintih, tenang (doa, renungan), dan lain-lain. 

Semua ini harus mendapat perhatian dari pemazmur, agar ia dapat membawakan ayat-ayat mazmur tanggapan dengan suasana dan penjiwaan yang tepat

Umat hendaknya mengikuti gaya, penjiwaan, tempo, dinamika yang ditunjukkan oleh pemazmur.

Tempat pemazmur atau solis yang membawakan ayat-ayat mazmur ialah di mimbar atau di tempat lain yang pantas. Umat mendengarkan sambil duduk. Sedapat mungkin umat berpartisipasi dengan menyanyikan ulangan, kecuali kalau yang dinyanyikan itu hanya mazmur saja tanpa ulangan.

Bila mazmur tanggapan tidak dinyanyikan, hendaknya dibawakan dengan cara yang paling cocok untuk merenungkan firman Allah.

Bagaimana jika mazmur tanggapan digantikan dgn lagu2 yg sesuai dengan bacaan. biasanya lirik lagu juga diambil dari mazmur. apa masih liturgis?
Untuk menjawab pertanyaan “Apakah boleh mengganti mazmur tanggapan?”, perhatikan kutipan PUMR berikut : 

“Mazmur yang ditentukan dalam Buku Bacaan Misa dapat juga diganti dengan mazmur berikut: graduale yang diambil dari buku Graduale Romanum…, atau mazmur tanggapan atau mzmur alleluya yang diambil dari buku Graduale Simplex dalam bentuk seperti yang tersaji dalam buku-buku tersebut.” (PUMR 61)

Salah satu alternatif selain yang sudah ada di Buku Bacaan Misa adalah nyanyian yang diambil dari Graduale Romanum dan Graduale Simplex.
====================
“Tidak diizinkan mengganti bacaan dan mazmur tanggapan, yang berisi Sabda Allah, dengan teks-teks lain yang bukan dari Alkitab.” (PUMR 57)

Ada kalangan yang menafsirkan PUMR ini dengan arti boleh mengganti mazmur tanggapan asal teks lagu lain itu tetap bersumber dari Alkitab.

SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Cara mencari mazmur tanggapan untuk misa selain hari Minggu dan hari raya adalah sebagai berikut : 

1. Lihat di Kalender Liturgi, mazmur berapa yang dipakai. Misalnya pada peringatan wajib St. Agata pada hari Sabtu yang lalu, di kalender litu…rgi tercantum Mazmur tanggapan diambil dari Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6.

2. Kemudian buka Buku Mazmur Tanggapan dan Alleluya, di bagian depan (atau belakang? maaf lupa) ada daftar yang berisikan indeks berdasar bab Mazmur. Cari Mazmur 23 akan ketemu halaman mazmur tersebut. Kadang satu bab mazmur memiliki pilihan lagu, maka perlu juga memperhatikan ayat berapa saja yang dipakai.

3. Kalau tidak punya Buku Mazmur Tanggapan dan Alleluya, di Puji Syukur juga terdapat beberapa nyanyian Mazmur Tanggapan lengkap dengan ayat-ayatnya untuk berbagai keperluan. Misalnya :
-PS 568 Utuslah RohMu, Ya Tuhan (Mazmur 104)
-PS 587 Tangan Kanan Tuhan (Mazmur 118)
-PS 602 Ya Tuhanku, Hapuslah Dosaku (Mazmur 51)
-PS 610 Hendaklah Kita Saling Mengasihi (Mazmur 15)
-PS 646 Tuhanlah Gembalaku (Mazmur 23)
-PS 687 Berbahagialah (Mazmur 84)
-PS 717 Tuhan, PadaMu Ku Berserah (Mazmur 130)

Semoga membantu.

-OL-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: