Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 336,236 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

PERSIAPAN PERAYAAN EKARISTI III:

Posted by liturgiekaristi on October 14, 2013


Bertumbuh dalam Iman: PERSIAPAN PERAYAAN EKARISTI III:

Setelah kita mengetahui persiapan2 jangka pendek untuk menghadiri perayaan Ekaristi; baik juga kiranya jika kita memahami lebih dalam, mengapa sih saya harus aktif menghadiri Perayaan Ekaristi?? Untuk apa, dan manfaat serta tujuan apa yang sebenarnya bisa saya peroleh dengan mengikuti Perayaan Ekaristi?

Kurban Ekaristi yang kita persembahkan bersama Gereja adalah kurban yang sama yang dipersembahkan Kristus di salib. Setiap kali merayakan Ekaristi, Imam bersama umat menghadirkan kembali kurban Kristus, memperbaharuinya, dan meneguhkan kembali kekuatan Gereja untuk meneruskan pejiarahannya di dunia. Itulah sebabnya Gereja menyatakan bahwa Ekaristi adalah “PUNCAK Hidup Beriman Kristiani” Tujuannya ialah:

01. Sebagai bentuk sembah-bhakti kita kepada Allah Tritunggal Maha Kudus. Kurban salib Kristus adalah yang pertama dan yang utama dari segala kurban persembahan dan pujian lainnya. Jadi meskipun kadang2 perayaan Ekaristi dipersembahkan untuk “menghormati dan mengenangkan hidup Santo-Santa, Orang2 Kudus, para Rasul, Maria, bahkan para Malaikat sekalipun; Gereja mengajarkan kepada kita bahwa Misa Kudus TIDAK dipersembahkan kepada para Kudus tersebut, melainkan dipersembahkan hanya kepada Allah yang telah memberikan mahkota kemuliaan kepada para Kudus” (bdk. Konsili Trente, sesi 22, Bab 3)

02. Kita merayakan Ekaristi dengan penuh khidmat untuk mengungkapkan rasa terimakasih kita kepada Allah atas segala rahmat kebaikan yang telah kita terima, termasuk hal2 yang tidak kita sadari. Selain itu, Ekaristi juga merupakan ungkapan “Pujian Syukur” kita atas kebaikan Allah yang telah menebus hidup kita (Ekaristi=Puji Syukur). Sebagaimana Kristus pada perjamuan malam terakhir mengucap syukur kepada Bapa atas karya penebusan; kita bersama Imam melanjutkan kembali, mengulangi terus-menerus ungkapan syukur itu dalam sakramen Ekaristi untuk memelihara hidup kita senantiasa dalam keadaan penuh rahmat.

03. Untuk memohon ampun atas dosa2 dan kelemahan kita, bahwa kita sering kurang membalas kasih-kebaikan Allah sebagaimana seharusnya. Kesadaran untuk memohon ampun ini seharusnya juga mengantar kita untuk melakukan tobat dan pengakuan dosa. Kristus yang sama yang telah wafat untuk dosa2 kita dihadirkan kembali dalam Ekaristi “agar setiap dosa dan kelemahan kita mendapat pengampunan”

04. Untuk memohon anugerah2 spiritual dan material yang menjadi kebutuhan hidup kita mengarungi bahtera kehidupan ini. Dalam kurban Ekaristi, Kristus menjadi pengantara kita untuk menyampaikan permohonan2 kepada Bapa di Surga. Anugerah2 spiritual dan material yang dimohonkan ini berdaya guna bagi mereka yang menghadiri perayaan Ekaristi, maupun bagi mereka yang didoakan dalam perayaan Ekaristi.

Jadi tujuan Ekaristi selalu mempunyai dua aspek yang berjalan bersama: Kita tidak hanya memohon dan menerima, selalu meminta dan mendapat; melainkan juga kita membalas, memuji, mensyukuri dan menanggapi kasih Allah. Keduanya perlu dihayati secara seimbang dalam Ekaristi yang kita rayakan. Semoga dengan semakin memahami tujuan2 luhur ini kita semakin tahu cara menghargai setiap Perayaan Ekaristi yang kita ikuti……
Kita lanjutkan dalam pelajaran berikutnya,

Salam hangat,
P.Christianus Hendrik SCJ, South Dakota-USA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: