Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

Seputar Liturgi Ekaristi Gereja Katolik

  • Majalah Liturgi KWI

  • Kalender Liturgi

  • Music Liturgi

  • Visitor

    free counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    Free Hit Counters

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    free statistics

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    hit counters



    widget flash

    widget

    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    widget

    web page counter

  • Subscribe

  • Blog Stats

    • 616,332 hits
  • Kitab Hukum Kanonik, Katekismus Gereja Katolik, Kitab Suci, Alkitab, Pengantar Kitab Suci, Pendalaman Alkitab, Katekismus, Jadwal Misa, Kanon Alkitab, Deuterokanonika, Alkitab Online, Kitab Suci Katolik, Agamakatolik, Gereja Katolik, Ekaristi, Pantang, Puasa, Devosi, Doa, Novena, Tuhan, Roh Kudus, Yesus, Yesus Kristus, Bunda Maria, Paus, Bapa Suci, Vatikan, Katolik, Ibadah, Audio Kitab Suci, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Tempat Bersejarah, Peta Kitabsuci, Peta Alkitab, Puji, Syukur, Protestan, Dokumen, Omk, Orang Muda Katolik, Mudika, Kki, Iman, Santo, Santa, Santo Dan Santa, Jadwal Misa, Jadwal Misa Regio Sumatera, Jadwal Misa Regio Jawa, Jadwal Misa Regio Ntt, Jadwal Misa Regio Nusa Tenggara Timur, Jadwal Misa Regio Kalimantan, Jadwal Misa Regio Sulawesi, Jadwal Misa Regio Papua, Jadwal Misa Keuskupan, Jadwal Misa Keuskupan Agung, Jadwal Misa Keuskupan Surfagan, Kaj, Kas, Romo, Uskup, Rosario, Pengalaman Iman, Biarawan, Biarawati, Hari, Minggu Palma, Paskah, Adven, Rabu Abu, Pentekosta, Sabtu Suci, Kamis Putih, Kudus, Malaikat, Natal, Mukjizat, Novena, Hati, Kudus, Api Penyucian, Api, Penyucian, Purgatory, Aplogetik, Apologetik Bunda Maria, Aplogetik Kitab Suci, Aplogetik Api Penyucian, Sakramen, Sakramen Krisma, Sakramen Baptis, Sakramen Perkawinan, Sakramen Imamat, Sakramen Ekaristi, Sakramen Perminyakan, Sakramen Tobat, Liturgy, Kalender Liturgi, Calendar Liturgi, Tpe 2005, Tpe, Tata Perayaan Ekaristi, Dosa, Dosa Ringan, Dosa Berat, Silsilah Yesus, Pengenalan Akan Allah, Allah Tritunggal, Trinitas, Satu, Kudus, Katolik, Apostolik, Artai Kata Liturgi, Tata Kata Liturgi, Busana Liturgi, Piranti Liturgi, Bunga Liturgi, Kristiani, Katekese, Katekese Umat, Katekese Lingkungan, Bina Iman Anak, Bina Iman Remaja, Kwi, Iman, Pengharapan, Kasih, Musik Liturgi, Doktrin, Dogma, Katholik, Ortodoks, Catholic, Christian, Christ, Jesus, Mary, Church, Eucharist, Evangelisasi, Allah, Bapa, Putra, Roh Kudus, Injil, Surga, Tuhan, Yubileum, Misa, Martir, Agama, Roma, Beata, Beato, Sacrament, Music Liturgy, Liturgy, Apology, Liturgical Calendar, Liturgical, Pope, Hierarki, Dasar Iman Katolik, Credo, Syahadat, Syahadat Para Rasul, Syahadat Nicea Konstantinople, Konsili Vatikan II, Konsili Ekumenis, Ensiklik, Esniklik Pope, Latter Pope, Orangkudus, Sadar Lirutgi

Archive for the ‘q. Video terpilih’ Category

Video World Youth Day 2013

Posted by liturgiekaristi on May 1, 2014


Dipublikasikan pada 12 Apr 2014

http://www.aleteia.org – This is the first film on WYD Rio de Janeiro 2013, made possible thanks to the contributions of youth from around the world.
Aleteia in collaboration with the organisers of WYD Rio 2013 asked the youth of the world to present their own films of WYD and share their most special moments with Pope Francis. http://www.aleteia.org

Advertisements

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

A gift for Pope Francis

Posted by liturgiekaristi on May 1, 2014


https://www.youtube.com/watch?v=PCT1XSLYlxs

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

Himno JMJ Madrid 2011

Posted by liturgiekaristi on August 21, 2011


 

Posted in j. OMK, q. Video terpilih | Leave a Comment »

WORLD YOUTH DAY , MADRID, SPANYOL, 2011

Posted by liturgiekaristi on August 21, 2011


Holy Mass and Angelus on Cuatro Vientos

Meeting with the volunteers

Farewell Ceremony

Opening Mass

Welcoming Ceremony

Meeting at the Escorial

Way of the Cross at Plaza de Cibeles

Holy Mass at Almudena Cathedral

Visit to “Instituto San Jose”

 

Posted in j. OMK, q. Video terpilih | Leave a Comment »

Praeconium Paschale – Exsultet (Pujian Paskah)

Posted by liturgiekaristi on May 12, 2011


Praeconium Paschale – Exsultet

Pujian Paskah saat misa Malam Paskah di Basilika St. Petrus.

Posted in 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

Video lengkap Misa Beatifikasi Paus Yohanes Paulus II pada 1 Mei 2011

Posted by liturgiekaristi on May 4, 2011


Video lengkap Misa Beatifikasi Paus Yohanes Paulus II pada 1 Mei 2011 kemarin. Video ini berdurasi 4 jam 15 menit 🙂

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

PASKAH – LAGU HAEC DIES

Posted by liturgiekaristi on April 25, 2011


Posted in 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

HARI MINGGU PASKAH – Sekuensia Paskah

Posted by liturgiekaristi on April 25, 2011


Sekuensia Paskah, dalam Puji Syukur no. 518. Dinyanyikan hari Minggu Paskah pagi: setelah bacaan II lalu disusul ‘Alleluia’

Posted in 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

KAMIS PUTIH 2011 – Bapa Suci Benedictus XVI menyanyikan Kanon Romawi (Doa Syukur Agung I)

Posted by liturgiekaristi on April 25, 2011


Bapa Suci Benedictus XVI menyanyikan Kanon Romawi (Doa Syukur Agung I) saat misa Kamis Putih yang lalu di Basilika Lateran.

Posted in 3. Kamis Putih, q. Video terpilih | Leave a Comment »

JUMAT AGUNG 2011 – DARI ROMA

Posted by liturgiekaristi on April 24, 2011


SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Beberapa detil yang bisa diperhatikan dan dipelajari dari video dibawah ini

Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes, yang dinyanyikan di Vatican.

1. Seperti lazimnya pembacaan Injil, semua umat tetap berdiri selama passio ini dinyanyikan.

2. Pemeran Yesus secara visual mendapat porsi istimewa, yakni tempatnya lebih tinggi dari pemer…an narator dan Pilatus.

3. Selama passio tidak ada iringan organ sedikit pun. Kekhawatiran nada akan turun diatasi dengan penggunaan garputala oleh narator.

4. Pada saat Yesus wafat, semua yang hadir berlutut. Tidak ada pula nyanyian, semuanya berhening merenungkan wafat Yesus.

5. ada yg lain??

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

MALAM PASKAH – LITANI PARA KUDUS

Posted by liturgiekaristi on April 24, 2011


Posted in 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

Hallelujah – Choir of King’s College, Cambridge live performance of Handel’s Messiah

Posted by liturgiekaristi on April 24, 2011


Posted in 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

KAMIS PUTIH – UPACARA PEMBASUHAN KAKI

Posted by liturgiekaristi on April 20, 2011


Gereja mewujudkan semangat pelayanan Kristus secara nyata dengan upacara pembasuhan kaki.

Posted in 3. Kamis Putih, q. Video terpilih | Leave a Comment »

JUMAT AGUNG – VISUALISASI JALAN SALIB

Posted by liturgiekaristi on April 20, 2011


Dari pengalaman dan evaluasi selama ini, dramatisasi Sengsara Tuhan oleh kelompok orang muda Katolik lebih cocok diadakan di luar Upacara Jumat Agung, misalnya pada jam pagi sehingga Upacara Jumat Agung pada sore hari lebih khusus dengan pemeran tiga orang seperti biasanya (bdk PPP no. 72).

Catatan : Admin Page Liturgi mohon ijin dari OMK St. Cornelius Madiun , untuk memposting video visualisasi Jalan Salib untuk dipersembahkan kepada seluruh umat Katolik Indonesia lewat link ini.

Selamat menyaksikan dan merenungkan.

Posted in 4. Jumat Agung, j. OMK, q. Video terpilih | Leave a Comment »

Pange Lingua Gloriosi Corporis Mysterium

Posted by liturgiekaristi on April 11, 2011


Itu video perarakan Tubuh Kristus/Saramen Mahakudus yang kemungkinan besar dalam rangka perayaan Tubuh dan Darah Kristus (kalau tidak salah 14 June 2009 itu bertepatan dengan hari Raya Tubuh dan Darah Kristus). Di Indonesia suasana yang seperti itu biasanya dialami waktu sesudah perayaan perjamuam malam terakhir, malam kamis putih yang biasanya langsung dilanjutkan dengan tuguran.

Pembahasan mengenai Sakramen Maha Kudus biasanya berkaitan erat dengan devosi Hati Kudus Yesus menyangkut ritual Adorasi atau Salve, atau Astuti dalam bahasa Jawa, atau sembah sujud….
Traditionally, ketika kita melihat ada sakramen diarak, atau saat kita melihat/melintas di depan tabernakel/altar di mana sakramen ditahtakan, atau di sekitar altar hendak membalikkan badan membelakangi Tabernakel; atau bahkan saat melintas di depan pintu gereja yang terbuka dan nampak tabernakel di dalamnya; selayaknya kita berlutut sebentar, atau selama Sakramen Maha Kudus melintas di sekitar kita – termasuk dengan menghentikan semua aktivitas sebagai tanda hormat dan sembahan kita terhadap kehadiran Yang Ilahi di tengah kita.
Dalam Adorasi (Adoro te= Bersembah sujudlah) selayaknya kita bersembah sujud selama Sakramen ditahtakan. Namun kenyataannya ya kebanyakan orang makin lemah, makin tidak biasa dan tidak tahan berlutut lama, jadi lebih banyak yang duduk…Secara literature bukan Adorasi (sembah sujud)lagi namanya, tapi sedere (sembah duduk) hehe..

Posted in i. DEVOSI, q. Video terpilih | Leave a Comment »

Lagu Crucem Tuam versi Taizé

Posted by liturgiekaristi on March 30, 2011


Lagu Crucem Tuam versi Taizé

 

Posted in 4. Jumat Agung, q. Video terpilih | Leave a Comment »

GEREJA KATEDRA NOTRE DAME (PART 2)

Posted by liturgiekaristi on March 29, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

GEREJA KATEDRAL NOTRE DAME (PART 1)

Posted by liturgiekaristi on March 29, 2011


Ketiga video itu dalam moment yang sama yaitu “Le Parvis des Gentils” atau “The Court of the Gentiles” seperti yang saya jelaskan sedikit di video pesan Paus Benediktus XVI. Acara ini merupakan dialog kebudayaan antara orang beriman (agama) dan tidak beriman (atheis); diprakarsai oleh Vatikan, Paus. Dimulai di Paris dan akan menyusul ke kota² besar lainnya. Mengapa Paris? karena Paris itu ikon sekularisasi, kota seni dan kebudayaan, kota para pemikir dan ilmuwan, kota yang melahirkan banyak aliran² pemikiran sampai ke atheisme… maka acara ini dibuka/dimulai di markas UNESCO: badan PBB yang mengurusi seni, budaya dan ilmu pengetahuan; lalu di Univ. Sorbonne: ikon para pemikir dan lahirnya aliran pemikiran; Institut de France: ikon penerapan ilmu pengetahuan dalam mengembangkan dan memajukan dunia; lalu acara ditutup malam hari Jumad 25 Maret 2011 di Katedral Notre Dame de Paris. Malam itu digelar acara doa bersama di dalam katedral yang dipimpin Taizé, di luar (pelataran) digelar pementasan seni dan budaya. Pada malam itulah diperdengarkan pesan Paus, seperti di video itu dan transcriptnya dalam bahasa Inggris. Dan permainnan lampu yang menyorot Notre Dame: sedikit mengisahkan sejarah Notre Dame dan sejarah Gereja di Paris/Prancis, dengan segala lika-liku perjalanannya hingga saat ini.

Oke, ada link yang memberitakan The Court of the Gentiles ini biar lebih memperjelas :

http://www.commonwealmagazine.org/blog/?p=12661

http://www.focolare.org/en/news/2011/03/23/parigi-al-via-il-%C2%ABcortile-dei-gentili%C2%BB/

 

SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Sejak hari kamis dan sepanjang hari Jumad, atas inisiatif Vatikan diadakan dialog, debat dan konferensi antara umat beragama dan tidak beragama yang diadakan di markas UNESCO, Universitas Paris – Sorbonne dan Institut de France. Malam hari…nya acara ditutup di Katederal Notre Dame de Paris dengan acara doa bersama, pementasan dan hiburan. Di tengah acara inilah pesan Paus diperdengarkan. Berikut tekes terjemahan dalam bahasa Inggris :

Pope Benedict XVI: The Court of the Gentiles

In inaugurating the “Court of the Gentiles,” the deep faith and generous spirit of Benedict XVI is worthy of our notice. Here is what he said in his video message to those, mostly young people, gathered in front of Notre Dame Cathedral in Paris:

Dear young people, dear friends!

I know that at the invitation of Cardinal André Vingt-Trois, the Archbishop of Paris, and of Cardinal Gianfranco Ravasi, the President of the Pontifical Council for Culture, you are gathered in great numbers in front of the Cathedral of Notre Dame in Paris. I greet all of you, together with our brothers and friends from the Taizé Community. I am grateful to the Pontifical Council for having taken up and extended my invitation to open a number of “Courts of the Gentiles” within the Church. This image refers to the vast open space near the Temple of Jerusalem where all those who did not share the faith of Israel could approach the Temple and ask questions about religion. There they could meet the scribes, speak of faith and even pray to the unknown God. The Court was then an area of separation, since Gentiles did not have the right to enter the consecrated area, yet Jesus Christ came to “break down the dividing wall” between Jews and Gentiles, and to “reconcile both to God in one body through the cross, thus putting to death that hostility in himself”. In the words of Saint Paul, “He came and proclaimed peace…” (cf. Eph 2:14-17).

At the heart of the “City of Light”, in front of the magnificent masterwork of French religious culture which is Notre Dame, a great court has been created in order to give fresh impetus to respectful and friendly encounter between people of differing convictions. You young people, believers and non-believers alike, have chosen to come together this evening, as you do in your daily lives, in order to meet one another and to discuss the great questions of human existence. Nowadays many people acknowledge that they are not part of any religion, yet they long for a new world, a world that is freer, more just and united, more peaceful and happy. In speaking to you tonight, I think of all the things you have to say to each other. Those of you who are non-believers challenge believers in a particular way to live in a way consistent with the faith they profess and by your rejection of any distortion of religion which would make it unworthy of man. Those of you who are believers long to tell your friends that the treasure dwelling within you is meant to be shared, it raises questions, it calls for reflection. The question of God is not a menace to society, it does not threaten a truly human life! The question of God must not be absent from the other great questions of our time.

Dear friends, you are challenged to build bridges between one another. Take advantage of this opportunity to discover, deep within your hearts and with serious arguments, the ways which lead to profound dialogue. You have so much to say to one another! Do not turn away from the challenges and issues before you!

I believe deeply that the encounter of faith and reason enables us to find ourselves. But all too often reason falters in the face of self-interest and the lure of profit, and is forced to regard the latter as the ultimate criterion. Striving for truth is not easy. But each of us is called to make a courageous decision to seek the truth, precisely because there can be no shortcut to the happiness and beauty of a life of genuine fulfilment. Jesus says as much in the Gospel: “The truth will make you free”.

Dear young people, it is up to you, in your own countries and in Europe as a whole, to help believers and non-believers to rediscover the path of dialogue. Religions have nothing to hear from a just secularity, one that is open and allows individuals to live in accordance with what they believe in their own consciences. If we are to build a world of liberty, equality and fraternity, then believers and non-believers must feel free to be just that, equal in their right to live as individuals and in community in accord with their convictions; and fraternal in their relations with one another. One of the reasons for this Court of the Gentiles is to encourage such feelings of fraternity, over and above our individual convictions yet not denying our differences. And on an even deeper level, to recognize that God alone, in Christ, grants us inner freedom and the possibility of truly encountering one another as brothers and sisters.

Our first step, the first thing we can do together, is to respect, help and love each and every human being, because he or she is a creature of God and in some way the road that leads to God. As you carry on the experience of this evening, work to break down the barriers of fear of others, of strangers, of those who are different; this fear is often born of mutual ignorance, scepticism or indifference. Work to create bonds with other young people, without distinction and keeping in mind those who are poor or lonely, unemployed, ill or on the margins of society.

Dear young people, what you can share is not only your experience of life, but also your approach to prayer. Believers and non-believers, as you stand in this court of the Unknown, you are also invited to approach the sacred space, to pass through the magnificent portal of Notre Dame and to enter the cathedral for a moment of prayer. For some of you this will be a prayer to a God you already know by faith, but for others it may be a prayer to the Unknown God. Dear young friends who are non-believers, as you join those who pray in Notre Dame on this day of the Annunciation of the Lord, open your hearts to the sacred texts, let yourselves be challenged by the beauty of the music and, if you truly desire it, let your deepest feelings rise towards the Unknown God.

I am happy to have been able to speak to you this evening for the inauguration of the Court of the Gentiles. I hope you will be able to join me for the other events to which I have invited you, especially the World Youth Day to be held in Madrid this coming summer. The God whom believers learn to know invites you to discover him and to find ever greater life in him. Do not be afraid! As you walk together towards a new world, seek the Absolute, seek God, even if for you he is the Unknown God.

And may this God, who loves each and every one of you, bless you and keep you. He is counting on you to be concerned for others and for the future, and you can always count on him!

 

 

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

Bahasa Cinta (Andaikan aku pahami)

Posted by liturgiekaristi on March 26, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

Syukur KepadaMu Tuhan (with Lyrics)

Posted by liturgiekaristi on March 26, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

LAGU KOMUNI UNTUK ANAK-ANAK “AKU RINDU AKAN TUHAN”

Posted by liturgiekaristi on March 24, 2011


Posted in k. LITURGI ANAK, q. Video terpilih | Leave a Comment »

LAGU BAPA KAMI

Posted by liturgiekaristi on March 24, 2011


Informasi. Ini adalah dua versi  Bapa Kami  yang sekarang ini sudah  sering dinyanyikan di paroki-paroki di Jakarta.


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

UCAPARA PENTAHBISAN MGR. Antonio Guido Filipazzi

Posted by liturgiekaristi on March 24, 2011


Sumber : Tradisi Katolik
Bapa Suci Paus Benediktus XVI telah menunjuk Nuncio Apostolik (Duta Besar Tahta Suci) yang baru untuk Indonesia: Yang Mulia Antonio Guido Filipazzi, Uskup Agung Tituler Sutri. Seturut tradisi, Nuncio Apostolik bermartabat uskup agung. Nuncio Filipazzi, bersama 4 orang uskup dan uskup agung lainnya, menerima tah…bisannya dari Paus sendiri, 5 Feb 2011 yang lalu.

Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

The Priests – Benedictus

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

Why be a Catholic?

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

Why I Am Catholic: One Holy Catholic & Apostolic Church

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


Posted in q. Video terpilih | Leave a Comment »

LAGU POPULE MEUS (PS 506) – UNTUK IRINGAN UPACARA PENYEMBAHAN SALIB (JUMAT AGUNG)

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


Lagu yang indah ini adalah Popule Meus (PS 506), yang cocok digunakan untuk mengiringi upacara Penyembahan Salib saat Jumat Agung. Walau masih lama, bagi koor yang kebagian tugas Jumat Agung, bisa mulai mempertimbangkan untuk menyanyikan lagu ini.

Posted in 4. Jumat Agung, q. Video terpilih | Leave a Comment »

LAGU SICUT CERVUS (MZM 42:2)

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


“Jenis-jenis lain Musik Liturgi, terutama polifoni, sama sekali tidak dilarang dalam perayaan ibadat suci, asal saja selaras dengan jiwa upacara Liturgi…” (Konstitusi Liturgi art. 116)

Lagu indah di video ini adalah Sicut Cervus (Mzm 42:2) gubahan G.P. Palestrina yang dinyanyikan oleh Capella Victoria Jakarta yang rutin menggelar ko…nser polifoni di Gereja St. Theresia, Jakarta

 

.

Posted in e. MUSIK LITURGI, q. Video terpilih | Leave a Comment »

PUMR 51 – KAITANNYA DENGAN PERECIKAN DENGAN AIR SUCI (SEBAGAI PENGGANTI PERNYATAAN TOBAT)

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


‎”Pada hari Minggu, khususnya selama Masa Paskah, Pernyataan Tobat dapat diganti dengan pemberkatan dan perecikan dengan air suci untuk mengenang pembaptisan.” (PUMR art. 51)

Di luar masa Paskah, perecikan air suci dilakukan sambil menyanyikan Asperges Me, seperti yang diperlihatkan video ini.

PERTANYAAN UMAT :

Dlm perayaan Ekaristi dulu pernah dipakai ritus perecikan air (Asperges me) sbg tanda tobat pd awal perayaan sblm doa pembuka. Skrng ritus ini ditiadakan. Bolehkah kita menjalankan ritus ini lagi dlm liturgi Ekaristi kita?? Lalu apa maksud dan bedanya dng perecikan saat kita… membaharui syahadat iman pd
waktu malam Paskah, misalnya?

PENCERAHAN DARI BP. Agus Syawal Yudhistira:

karena ritus tobat di dalam misa terdiri dari beberapa opsi.
Jika ritus tobat bisa selalu digantikan dengan pemercikan air. Namun biasanya karena merepotkan sering kali imam melakukan ini hanya pada perayaan-perayaan utama.

sementara ritus tobat yang biasa bisa terdiri dari beberapa pilihan.
misalnya, pilihan A, terdiri dari “saya mengaku” diikuti Kyrie Eleison..
Banyak juga yang menggunakan pilihan C, yang berupa Kyrie Eleison yang tiap baitnya didahului sebuah tropar/ayat yang dibacakan imam.

Memang ada baiknya bahwa umat lebih diperkenalkan dengan berbagai opsi yang ada, sehingga mengenal dengan baik perbedaan masing-masing.

Posted in 1. Ritus pembuka, 5. Vigili - HR Paskah, q. Video terpilih | Leave a Comment »

PUMR 275A : KAITANNYA DENGAN MENUNDUKKAN KEPALA PADA SAAT DOA “AKU PERCAYA”

Posted by liturgiekaristi on March 16, 2011


‎”Menundukkan kepala dilakukan waktu mengucapkan nama Tritunggal Mahakudus, nama Yesus, nama Santa Perawan Maria, dan nama santo / santa yang diperingati dalam Misa yang bersangkutan.” (PUMR 275a) 

Tata gerak sederhana ini tampaknya tidak banyak dilakukan oleh imam dan umat, padahal dimuat dalam Pedoman Umum Misale Romawi. Tidak ada salahnya kita mulai melakukan sebagai penghormatan pada nama-nama kudus itu.

Sesuai TPE, umat wajib membungkuk khidmat pada kata-kata “yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria”.

Lanjutan dari status tentang menundukkan kepala, bisa dilihat di video ini, Bapa Suci menundukkan kepala pada saat mengucapkan nama Iesu Christe. Lihat sekitar menit 2:56 dan 5:43.

Posted in 2. Bagian Liturgi Sabda, q. Video terpilih | Leave a Comment »